Jumat, 07 Maret 2014

Jenis-jenis jambu

Jenis Jenis Jambu Biji 

Jambu biji merupakan buah yang berasal dari Amerika latin dan kemudian menyebar ke berbagai negara secara alamiah melalui perantara burung dan hembusan angin yang membawa serbuk sari bunganya ke berbagai tempat. Jambu biji memiliki banyak jenis dan varian, di Indonesia sendiri terdapat beberapa macam buah jambu biji yang dikenal sejak lama dan sebagian petani telah membudidayakannya. Berikut adalah beberapa macam buah jambu biji yang ada di Indoensia :

Jambu Biji Kristal Taiwan

jambu kristal
Jambu biji kristal merupakan varian paling baru yang ada di Indonesia, diperkenalkan pada tahun 1991 oleh Tekhnik Taiwan. Jambu biji kristal terbagi menjadi dua, jambu kristal dan jambu kristal mutiara perbedaanya hanya terletak pada daging buah jambu kristal mutiara yang lebih bersih jernih dan lebih manis. Varian jambu biji kristal memiliki biji paling sedikit diantara varian jambu biji lainnya, buahnya yang berukuran besar dan memiliki daging buah yang bersih dengan tekstur yang renyah seperti buah apel menjadikannya sebagai buah jambu biji terfavorit pilihan mesyarakat dan prospek cerah jambu kristal bagi pelaku bisnis khususnya yang bergerak dibidang agro.

Jambu Biji Pasar Minggu

jambu kristal
Jambu ini memiliki dua jenis yang berbeda yakni berdaging putih dan berdaging merah. Masyarakat menyebut jambu biji pasar minggu daging putih dengan sebutan jambu susu putih dan rasanya manis, teksturnya lembut dan daging buahnya agak tebal. untuk yang berdaging merah rasanya kurang manis dan cepat membusuk. Jambu pasar minggu merupakan ras lokal, buahnya berbentuk agak lonjong dengan membulat bagian ujungnya, dan sedikit meruncing pada bagian pangkalnya. Kulit buahnya berwarna hijau kekuningan bila sudah masak.

Jambu Biji Getas Merah

jambu kristal
jambu biji getas merah tidak mengenal musim baik musim hujan atau kemarau jambu jenis ini selalu berbuah. bentuknya agak melonjong dan rasanya kurang manis, di daerah asalnya pageruyung kendal jambu ini sudah dibudidayakan. Jambu ini memiliki keunggulan tersendiri yang tidak dimiliki jambu biji varian lainnya yakni kandungan vitamin lengkap yang diperlukan tubuh antara lain mengandung quersetin, minyak atsiri, tanin, glikosida quersetin, flavonoid, asam kratogolat, asam guajaverin, asam ursolat, asam oleanolat, asam psidiolat.

Jambu Biji Australia

jambu kristal
Sesuai dengan namanya jambu biji Australia di introduksi dari benua Australia, ciri khas yang mencolok dari jambu Australia terdapat warna daun dan buahnya yang berwarna merah keunguan. Bentuknya yang cantik membuat tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan rumah. Bila telah mencapai kematangan buahnya terasa manis.


Jambu Sukun

jambu biji kristal
Meskipun disebut jambu sukun yang artinya tidak berbiji, jambu varian ini masih tergolong kedalam jambu bjji. Jambu sukun tidak mengenal musim untuk berbuah pohonnya berproduksi terus menerus sepanjang tahun baik dimusim hujan dan musim kemarau namun hasil buahnya tidak sebanyak jambu biji jenis lainnya. Tanaman ini juga tahan terhadap serangan hama penyakit, rata-rata jambu sukun tidak memiliki biji, kalaupun ada hanya 2-3 biji saja. Rasa buahnya manis agak asam dengan tekstur keras namun renyah dan wangi. Warna daging buahnya putih sedikit kekuningan buah jambu sukun memiliki panjang antara 4-5cm, bentuknya mirip seperti buah apel, bila buahnya sudah mencapai kematangan berwanrna hijau keputihan.

Jambu Bangkok

jambu kristal
Sesuai dengan namanya jambu bangkok berasal dari Bangkok, Thailand. Produksi buahnya sangat banyak sehingga dalam satu pohon buahnya tampak menutupi daun. Biji buah jambu ini lebih besar dari jambu biji jenis lainnya. Ukuran buahnya besar dengan diameter sekitar 5cm dan panjang mencapai 6-7cm. Teksturnya agak keras dan rasanya sangat manis dengan kandungan air yang sedikit. Buahnya berwarna hijau kekuningan dan jika sudah mencapai kematangan berwarna merah bergaris hijau kekuningan.

Jambu Kamboja

jambu kristal
Jambu biji yang berasal dari negara kamboja ini memiliki rasa yang manis dan aroma yang tajam, bentuknya cukup besar dengan berat antara 400-500g perbuahnya. tanaman ini satu kali panen hanya dapat menghasilkan 10kg saja.

Jambu Tukan

jambu kristal
Buah jambu biji yang satu ini merupakan varietas introduksi dari Thailand. Di Pati orang menyebutnya dengan sebutan jambu kurap, daging buahnya sangat tebal dan rasanya enak dengan ukuran diameter buah mencapai 1.200-1.700g dan warna daging buahnya putih kekuningan. harga buah jambu tukan dipasaran relatif mahal, selama berbuah satu pohon dapat menghasilkan sekitar 120kg. Buah jambu tukan jika terlalu matang akan terasa kurang manis dan tidak enak.

Jambu Sari

jambu kristal
Jambu ini termsuk kedalam kategori jambu bangkok, namun ukurannya lebih kecil dari jambu bangkok. beratnya berkisar antara 6.00-1.000g, bentuk buahnya bulat dengan kulit buah berwarna kekuningan mengkilap jika sudah matang. Daging buahnya bertekstur halus dan rasaya manis, jambu biji ini tidak memiliki serat dengan warna daging yang putih dan aroma yang harum. Keunikan buah ini adalah ukurannya yang akan mengecil jika sudah mencapai tingkat kematangan

Jambu Biji

Pemerian botanis

Jambu.jpg
Umumnya bagian-bagian tumbuhan jambu air berukuran lebih kecil dan kurang berbau aromatis apabila dibandingkan dengan jambu semarang. Perhatikan uraian bagian-bagian yang ditulis miring, terutama bunga dan buahnya.
Jambu air umumnya berupa perdu, dengan tinggi 3-10 m. Sering dengan batang bengkak-bengkok dan bercabang mulai dari pangkal pohon, kadang-kadang gemangnya mencapai 50 cm.
Daun tunggal terletak berhadapan, bertangkai 0,5-1,5 cm. Helaian daun berbentuk jantung jorong sampai bundar telur terbalik lonjong, 7-25 x 2,5-16 cm, tidak atau sedikit berbau aromatis apabila diremas.
Karangan bunga dalam malai di ujung ranting (terminal) atau muncul di ketiak daun yang telah gugur (aksial), berisi 3-7 kuntum. Bunga kuning keputihan, dengan tabung kelopak lk. 1 cm panjangnya; daun mahkota bundar sampai menyegitiga, 5-7 mm; benang sari antara 0,75-2 cm dan tangkai putik yang mencapai 17 mm.
Buah bertipe buah buni, berbentuk gasing dengan pangkal kecil dan ujung yang sangat melebar (sering dengan lekukan sisi yang memisahkan antara bagian pangkal dengan ujung); 1,5-2 x 2,5-3,5 cm; bermahkota kelopak yang berdaging dan melengkung; sisi luar berwarna putih sampai merah. Daging buah putih, banyak berair, hampir tidak beraroma; berasa asam atau asam manis, kadang-kadang agak sepat. Biji berukuran kecil, 1-2(-6) butir. [3] [4]

Kegunaan

Tape Kuningan yang dibungkus daun jambu air
Jambu air, seperti halnya jambu semarang dan jambu bol, biasa disajikan sebagai buah meja. Ketiga jenis jambu ini memiliki pemanfaatan yang kurang lebih serupa dan dapat saling menggantikan. Buah-buah ini umumnya dimakan segar, atau dijadikan sebagai salah satu bahan rujak. Aneka jenis jambu ini juga dapat disetup atau dijadikan asinan. [3]
Kayunya yang keras dan berwarna kemerahan cukup baik sebagai bahan bangunan, asalkan tidak kena tanah. Hanya biasanya ukurannya terlalu kecil. Baik pula digunakan sebagai kayu bakar.
Di daerah Kuningan, daun jambu air biasa digunakan sebagai pembungkus tape ketan. Tape Kuningan terkenal manis dan banyak berair.

Asal usul dan penyebaran

Asal usul pohon buah ini tidak diketahui dengan pasti, namun diperkirakan dari wilayah Asia Tenggara. Sejak dahulu tanaman ini telah dipelihara sebagai pohon buah-buahan di kawasan ini, mulai dari wilayah Indocina hingga ke bagian timur Nusantara.

Jambu Air

Jambu air

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
?Jambu Air
Jambuair2.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Myrtales
Famili: Myrtaceae
Genus: Syzygium
Spesies: S. aqueum
Nama binomial
Syzygium aqueum
(Burm.f.) Alston, 1929
Sinonim
Eugenia javanica Lamk., 1789 (part)
Eugenia mindanaensis C.B. Robinson, 1909
Jambu air adalah tumbuhan dalam suku jambu-jambuan atau Myrtaceae yang berasal dari Asia Tenggara. Jambu air sebetulnya berbeda dengan jambu semarang (Syzygium samarangense), kerabat dekatnya yang memiliki pohon dan buah hampir serupa. Beberapa kultivarnya bahkan sukar dibedakan, sehingga kedua-duanya kerap dinamai dengan nama umum jambu air atau jambu saja.
Nama-nama lainnya adalah jambu ayer mawar (Malaysia), jambu aie (Min.), jambu cai (Sd.), jambu wer (Jw.), jhambhu wir (Md.), nyambu er (Bl.), kumpas, kumpasa, kombas, kembes (bahasa-bahasa di Sulut), jambu jene, jambu salo (Sulsel), jambu waelo, kuputol waelo, lutune waele, kopo olo (aneka bahasa di Seram dan sekitarnya), dan lain-lain.[1] Juga jambu kancing (Ind.), untuk kultivar yang buahnya kecil-kecil. [2]
Di negara-negara lain, jambu ini dikenal sebagai machom phupa atau chomphu pa (Thai), tambis (Fil.), bell fruit, water apple (Ingg.) dan lain-lain. [3]

Pemerian botanis

Jambu.jpg
Umumnya bagian-bagian tumbuhan jambu air berukuran lebih kecil dan kurang berbau aromatis apabila dibandingkan dengan jambu semarang. Perhatikan uraian bagian-bagian yang ditulis miring, terutama bunga dan buahnya.
Jambu air umumnya berupa perdu, dengan tinggi 3-10 m. Sering dengan batang bengkak-bengkok dan bercabang mulai dari pangkal pohon, kadang-kadang gemangnya mencapai 50 cm.
Daun tunggal terletak berhadapan, bertangkai 0,5-1,5 cm. Helaian daun berbentuk jantung jorong sampai bundar telur terbalik lonjong, 7-25 x 2,5-16 cm, tidak atau sedikit berbau aromatis apabila diremas.
Karangan bunga dalam malai di ujung ranting (terminal) atau muncul di ketiak daun yang telah gugur (aksial), berisi 3-7 kuntum. Bunga kuning keputihan, dengan tabung kelopak lk. 1 cm panjangnya; daun mahkota bundar sampai menyegitiga, 5-7 mm; benang sari antara 0,75-2 cm dan tangkai putik yang mencapai 17 mm.
Buah bertipe buah buni, berbentuk gasing dengan pangkal kecil dan ujung yang sangat melebar (sering dengan lekukan sisi yang memisahkan antara bagian pangkal dengan ujung); 1,5-2 x 2,5-3,5 cm; bermahkota kelopak yang berdaging dan melengkung; sisi luar berwarna putih sampai merah. Daging buah putih, banyak berair, hampir tidak beraroma; berasa asam atau asam manis, kadang-kadang agak sepat. Biji berukuran kecil, 1-2(-6) butir. [3] [4]

Kegunaan

Tape Kuningan yang dibungkus daun jambu air
Jambu air, seperti halnya jambu semarang dan jambu bol, biasa disajikan sebagai buah meja. Ketiga jenis jambu ini memiliki pemanfaatan yang kurang lebih serupa dan dapat saling menggantikan. Buah-buah ini umumnya dimakan segar, atau dijadikan sebagai salah satu bahan rujak. Aneka jenis jambu ini juga dapat disetup atau dijadikan asinan. [3]
Kayunya yang keras dan berwarna kemerahan cukup baik sebagai bahan bangunan, asalkan tidak kena tanah. Hanya biasanya ukurannya terlalu kecil. Baik pula digunakan sebagai kayu bakar.
Di daerah Kuningan, daun jambu air biasa digunakan sebagai pembungkus tape ketan. Tape Kuningan terkenal manis dan banyak berair.

Asal usul dan penyebaran

Asal usul pohon buah ini tidak diketahui dengan pasti, namun diperkirakan dari wilayah Asia Tenggara. Sejak dahulu tanaman ini telah dipelihara sebagai pohon buah-buahan di kawasan ini, mulai dari wilayah Indocina hingga ke bagian timur Nusantara.